World Ranger Day 31 Juli : Peran Penting Ranger Dalam Menjaga Alam Liar
Setiap tanggal 31 Juli, dunia memperingati World Ranger Day atau Hari Penjaga Hutan Sedunia. Peringatan ini didedikasikan untuk mengenang jasa dan pengorbanan para ranger atau penjaga hutan yang menjadi garda terdepan dalam melindungi alam liar dari ancaman perburuan, perusakan habitat, hingga perubahan iklim.
Asal-usul World Ranger Day
Hari Penjaga Hutan Dunia pertama kali diperingati pada tahun 2007, diprakarsai oleh International Ranger Federation (IRF). Tanggal 31 Juli dipilih karena bertepatan dengan hari jadi IRF, sekaligus sebagai momen untuk mengenang para ranger yang telah gugur dalam tugas.
Siapa Itu Ranger?
Ranger adalah petugas pelindung taman nasional, hutan lindung, kawasan konservasi, dan cagar alam. Tugas mereka meliputi:
- Menjaga keamanan kawasan dari pembalakan liar, pemburu ilegal, dan perusakan habitat.
- Mendata dan memantau satwa liar.
- Memberikan edukasi kepada masyarakat dan pengunjung tentang pentingnya konservasi.
- Menangani konflik manusia-satwa, seperti kasus serangan hewan liar di wilayah permukiman.
Di negara-negara seperti Afrika, Indonesia, Brasil, dan India, para ranger kerap menghadapi risiko besar, termasuk ancaman dari pemburu bersenjata, penyelundup satwa, hingga medan yang ekstrem.
Mengenang Para Ranger yang Gugur
Setiap tahunnya, IRF dan organisasi konservasi lainnya mencatat dan mengenang ranger yang gugur saat bertugas. Banyak dari mereka meninggal karena konflik bersenjata dengan pemburu ilegal, serangan binatang buas, atau kecelakaan di lapangan.
Di tahun-tahun terakhir, angka kematian ranger terus meningkat, menunjukkan betapa berat dan berisikonya pekerjaan mereka. World Ranger Day menjadi momen untuk mengingat pengorbanan mereka dan menyerukan perlindungan yang lebih baik bagi profesi ini.
Peringatan di Seluruh Dunia
World Ranger Day diperingati dengan berbagai cara, seperti:
- Upacara penghormatan dan doa bersama untuk ranger yang gugur.
- Kampanye edukasi dan pelestarian lingkungan.
- Donasi dan dukungan untuk perlindungan ranger.
- Penyelenggaraan forum diskusi atau seminar konservasi.
Beberapa taman nasional juga menggelar aksi penghijauan, pelatihan komunitas, dan patroli gabungan bersama warga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem.
Peran Indonesia dalam Konservasi
Di Indonesia, para ranger atau sering disebut Polhut (Polisi Hutan), Masyarakat Mitra Polhut (MMP), dan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) juga menghadapi tantangan berat dalam menjaga hutan dan satwa langka seperti harimau Sumatera, gajah, orangutan, dan lainnya.
World Ranger Day menjadi momen penting untuk menghargai mereka dan mendorong pemerintah dan masyarakat untuk memberi dukungan, perlindungan hukum, serta peningkatan fasilitas dan pelatihan bagi para penjaga hutan.
Penutup
World Ranger Day 31 Juli adalah momen penting untuk menghormati dedikasi dan keberanian para penjaga hutan di seluruh dunia. Tanpa mereka, hutan-hutan yang menjadi paru-paru dunia dan rumah bagi ribuan spesies bisa hilang dalam waktu singkat.
Mari kita ikut mendukung perjuangan mereka, sekecil apa pun: dengan peduli terhadap lingkungan, tidak membuang sampah di alam, menolak perdagangan satwa liar, dan menyebarkan kesadaran tentang pentingnya konservasi.

Post a Comment for "World Ranger Day 31 Juli : Peran Penting Ranger Dalam Menjaga Alam Liar"